stmaria.info Wilayah St. Maria Paroki St. Yakobus Keuskupan Surabaya
  Home Berita Agenda Galeri  
   
  • KEBAHAGIAAN ADALAH PILIHAN DAN KEPUTUSAN YANG KITA TENTUKAN SENDIRI OLEH KEDEKATAN DAN KEINTIMAN KITA DENGAN-NYA
 
  BERITA ROHANI
 
 
Mengapa Penentuan Awal Masa Prapaskah Pada Hari Rabu ?
05 March 2014
Mengapa Penentuan Awal Masa Prapaskah Pada Hari Rabu ?

Hari ini tanggal 5 Maret 2014 adalah Hari Rabu Abu yaitu hari pertama Masa Prapaskah, yang menandai bahwa kita memasuki masa tobat 40 hari sebelum Paskah. Angka 40 selalu mempunyai makna rohani sebagai lamanya persiapan. Misalnya, Musa berpuasa 40 hari lamanya sebelum menerima Sepuluh Perintah Allah (lih. Kel 34:28), demikian pula Nabi Elia (lih. 1 raj 19:8). Tuhan Yesus sendiri juga berpuasa selama 40 hari 40 malam di padang gurun sebelum memulai pewartaan-Nya (lih. Mat 4:2).

 

Abu dipergunakan untuk menandai permulaan Masa Prapaskah, yaitu masa persiapan selama 40 hari (tidak termasuk hari Minggu) menyambut Paskah. Ritual perayaan “Rabu Abu” ditemukan dalam edisi awal Gregorian Sacramentary yang diterbitkan sekitar abad kedelapan. Sekitar tahun 1000, seorang imam Anglo-Saxon bernama Aelfric menyampaikan khotbahnya,

“Kita membaca dalam kitab-kitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, bahwa mereka yang menyesali dosa-dosanya menaburi diri dengan abu serta membalut tubuh mereka dengan kain kabung. Sekarang, marilah kita melakukannya sedikit pada awal Masa Prapaskah kita, kita menaburkan abu di kepala kita sebagai tanda bahwa kita wajib menyesali dosa-dosa kita terutama selama Masa Prapaskah.”

Setidak-tidaknya sejak abad pertengahan, Gereja telah mempergunakan abu untuk menandai permulaan masa tobat Prapaskah, kita ingat akan ketidakabadian kita dan menyesali dosa-dosa kita.

 

Mengenang pada saat kita di sekolah dalam pelajaran menggambar dulu, kita bisa mendapatkan warna kelabu dengan mencampurkan warna putih dengan warna hitam. Semakin banyak warna hitam yang kita campurkan, semakin gelap warna kelabu yang dihasilkan. 

 

Pergulatan batin manusia juga selalu ditarik ke dua arah putih dan hitam,  negatif dan positif, mudah dan sulit, sukacita dan dukacita, dingin dan ramah, optimis dan pesimis, rajin dan malas, pelit dan murah hati.  Walau tentang baik dan buruk kadang tidak selalu bisa diambil batas yang jelas. Banyak hal berada di wilayah abu-abu. Mungkin karena kita tidak pernah sepenuhnya hitam atau sepenuhnya putih tetapi selalunya komposisi dari keduanya.

 

Dalam masa masa berpantang dan berpuasa ini warna abu mengingatkan kita untuk mengatur keseimbangan komposisi hitam dan putih yang menjadi pilihan-pilihan kita setiap hari. Warna-warna hitam kegelisahan, iri hati, kemalasan, kesombongan, kehilangan harapan, diimbangi dengan warna-warna cerah dari kemurahan hati, belas kasihan, solidaritas, harapan, kasih pengampunan dan pengorbanan. Pergulatan kita setiap hari untuk memadukan dua warna yang berbeda ini akan menghasilkan komposisi warna yang akhirnya akan mewarnai seluruh hari-hari kita dan relasi kita dengan sesama dan Tuhan.  Semuanya kembali kepada diri kita masing-masing. Kadang memilih untuk mencampurkan lebih banyak warna putih sangat berat dan mengesalkan , tetapi kita bisa mengingat kepada perumpamaan yang diberikan Yesus kepada para murid,

 

“Demikian pula hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu”.

 

Bagaimanapun beratnya, keputusan kita dan kesadaran kita untuk mencampurkan lebih banyak warna putih setiap hari mengantarkan kita kepada harta mutiara yang terindah yang tersembunyi yang hanya bisa ditemukan dalam warna abu-abu muda yang tidak terlalu banyak warna hitamnya.

 

1. Mengapa penentuan awal masa Prapaskah pada hari Rabu ? 

Gereja Katolik menerapkan Puasa ini selama 6 hari dalam seminggu (hari Minggu tidak dihitung, karena hari Minggu dianggap sebagai peringatan Kebangkitan Yesus), maka masa Puasa berlangsung selama 6 minggu ditambah 4 hari, sehingga genap 40 hari. Dengan demikian, hari pertama puasa jatuh pada hari Rabu. (Paskah terjadi hari Minggu, dikurangi 36 hari (6 minggu), lalu dikurangi lagi 4 hari, dihitung mundur, jatuh pada hari Rabu).

 

Jadi penentuan awal masa Prapaskah pada hari Rabu disebabkan karena penghitungan 40 hari sebelum hari Minggu Paskah, tanpa menghitung hari Minggu.

 

 

2. Mengapa Rabu “Abu”?

Abu adalah tanda pertobatan. Kitab Suci mengisahkan abu sebagai tanda pertobatan, misalnya pada pertobatan Niniwe (lih. Yun 3:6). Di atas semua itu, kita diingatkan bahwa kita ini diciptakan dari debu tanah (Lih. Kej 2:7), dan suatu saat nanti kita akan mati dan kembali menjadi debu. Oleh karena itu, pada saat menerima abu di gereja, kita mendengar ucapan dari Romo, “Bertobatlah, dan percayalah kepada Injil” atau, “Kamu adalah debu dan akan kembali menjadi debu” (you are dust, and to dust you shall return).”

 

Dalam Masa Prapaskah ini, tindakan belas kasihan yang tulus, yang dinyatakan kepada mereka yang berkekurangan, haruslah menjadi bagian dari silih kita, tobat kita, dan pembaharuan hidup kita, karena tindakan-tindakan belas kasihan semacam itu mencerminkan kesetiakawanan dan keadilan yang teramat penting bagi datangnya Kerajaan Allah di dunia ini.

 

 

Baca juga :

:: Peraturan Pantang dan Puasa

 

  Berita Lainnya
Ketentuan Penerimaan Komuni Pertama 2016
 
Aneka Simbol Paskah dan Maknanya
 
Fun Game Minggu Paskah Setelah Misa Paskah Anak-anak Gereja St. Yakobus Citraland Surabaya
 
Jadwal Prapaskah Paskah 2015 Gereja Santo Yakobus - Citraland Surabaya
 
Keluarga Sebagai Sekolah Iman Yang Penuh Sukacita
 
 
  JADWAL MISA
 

GEREJA KATOLIK PAROKI SANTO YAKOBUS

Jalan Puri Widya Kencana Blok LL No 1, Surabaya

Telpon : (031) 7412800

 

Misa Pagi: Jam 5:30 WIB (Setiap Hari, Senin-Sabtu)

Hari Jumat Pertama: Pukul 19:00 WIB

Hari Sabtu: Pukul 18:00 WIB

Hari Minggu:Pukul 06:00, 08:00, 10:00, 18:00 WIB

Hari Minggu ke-5:Pukul 18:00 WIB (Misa Kharismatik)

Pengakuan Dosa: Hari Sabtu Jam 17.45 WIB

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

:: JADWAL MISA MANDARIN 2016 DI SURABAYA ::  


  UPDATE LIFESTYLE
BPJS GRATIS
 
Kesuksesan Karena Iman
 
Ambillah Keputusan
 
Hewan Yang Paling Setia Didunia
 
Mr. Not Always Right
 

 

:: || P.E.R.H.A.T.I.A.N || ::
Umat Wilayah Santa Maria atau Donatur yang terkasih dalam Kristus. Apabila Ada yang berkenan ikut berpartisipasi dan mendukung program Wilayah Santa Maria, melalui Pemasangan Iklan pada Website Wilayah Santa Maria, atau Buletin ANGELA - Wilayah Santa Maria, atau hanya sumbangan dana saja bisa ke :
REKENING WILAYAH SANTA MARIA
BANK BCA KANTOR CABANG DARMO A/C No. 088 587 6868

 

 
     
HOME | BERITA | AGENDA | GALERI
Biak: 67 | Rekat: 49 | Mudika: 166 | Dewasa: 282 | Lansia: 161 | KK: 158
Copyright © 2013 - 2017 stmaria.info