stmaria.info Wilayah St. Maria Paroki St. Yakobus Keuskupan Surabaya
  Home Berita Agenda Galeri  
   
  • KEBAHAGIAAN ADALAH PILIHAN DAN KEPUTUSAN YANG KITA TENTUKAN SENDIRI OLEH KEDEKATAN DAN KEINTIMAN KITA DENGAN-NYA
 
  BERITA ROHANI
 
 
Mengawali Prapaskah Dengan Rabu Abu
04 March 2014
Mengawali Prapaskah Dengan Rabu Abu

Setiap tahun, mengawali masa Prapaskah, umat Katolik ( juga sebagian Kristen Protestan) mengikuti Misa Rabu Abu. Masa Prapaskah tahun 2014 ini akan diawali dengan Rabu Abu tepat pada hari Rabu, tanggal 5 Maret 2014 ini. Wilayah Santa Maria mendapat kepercayaan menjadi Koordinator Panitia Paskah 2014 dari Gereja Katolik Paroki Santo Yakobus Keuskupan Surabaya No.A.007/PSY/I/2014. Tema Paskah tahun ini adalah “MEWUJUDKAN KELOMPOK KECIL UMAT YANG MISIONER” Sebagai Ketua Panitia adalah ibu Luisa Feni Justiani dari Lingkungan Bernadette.

 

 

Masa Prapaskah dimulai pada hari Rabu Abu, yaitu hari di mana umat beriman menerima tanda Salib dari abu di dahinya. Setiap umat maju satu per satu di depan Pastor/ imam maupun  prodiakon lalu dahi mereka dibubuhi abu dengan garis berbentuk salib. Sebab menurut Injil tanda di dahi adalah lambang kepemilikan seseorang. Dengan tanda salib didahinya melambangkan bahwa orang tersebut adalah milik Yesus Kristus, yang wafat di Kayu Salib. Tanda itu serupa dengan tanda rohani atau meterai yang dimeteraikan dalam Baptisan Kristiani, yaitu ketika manusia dibebaskan dari perbudakan dosa, serta dijadikan hamba kebenaran. [Roma 6:3-18]. Tanda itu juga serupa dengan gambaran orang-orang benar dalam Kitab Wahyu: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" [Wahyu 7:3]

 

 “Bertobatlah, dan percayalah kepada Injil” atau “Kamu berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu” demikian ucapan pastor ketika membubuhi abu di dahi setiap umatnya yang maju satu per satu.

 

 Masa prapaskah adalah masa yang istimewa dan penuh rahmat kita di ajak untuk semakin dekat dengan Allah melalui doa dan puasa. Tobat, puasa dan doa selama masa Prapaskah tidak sekedar mendisiplinkan diri melainkan untuk menyediakan ruang bagi Tuhan agar Tuhan memenuhi kita dengan cinta kasih-Nya. Masa Prapaskah berakhir pada siang hari Sabtu Suci. Lima hari Minggu Prapaskah tidak terhitung dalam masa 40 hari tersebut.

 

Bagi orang awam, terutama non-Katolik, bisa saja hal ini mereka tidak paham, sehingga tidak heran ketika berpapasan dengan orang yang baru pulang dari gereja lalu ada abu di dahinya ditegur disangka kotoran. Padahal, debu yang menempel di dahi tersebut adalah abu yang sengaja dibubuhkan oleh pastor di gereja dalam Misa Rabu Abu.

Istilah abu/debu ini mengingatkan kita kepada firman Allah kepada Adam di taman Eden: “engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu” [Kejadian 3:19] 

Abu yang digunakan dalam upacara hari Rabu Abu ini dibuat dari hasil pembakaran daun-daun palma yang dipakai pada hari Minggu Palma tahun lalu. Daun-daun palma yang tadinya digunakan untuk mengelu-elukan Yesus yang memasuki Yerusalem sebagai Raja  yang penuh kemenangan telah ditransformir menjadi abu yang merupakan tanda kedinaan, bahkan kematian. Dalam misteri paskah rasa sedih diubah menjadi sukacita, kedinaan diangkat menjadi kemuliaan, dan kematian dikalahkan oleh kehidupan. 

 

Bagi kita pertobatan merupakan ‘paruhan pertama’ dari misteri Paskah. Setiap kita harus bertanggung-jawab untuk menentukan apakah kebutuhan kita yang paling besar. Masa Prapaskah ini adalah  masa rahmat bagi kita untuk melakukan pemeriksaan atas diri kita sendiri. Di sini kita harus jujur mengenai dosa-dosa serta kelemahan-kelemahan kita, kemudian mengambil keputusan tegas, dengan rahmat Allah, untuk mengatasi dosa-dosa dan kelemahan-kelemahan termaksud. Tentang apa-apa saja yang harus kita lihat dalam pertobatan, maka ritus tobat Misa dapat dijadikan panduan.

 

Pertama-tama adalah semangat kejujuran di hadapan Allah: kita mengaku bahwa kita telah berdosa.

 

Kedua, doa tobat ini menyatakan bahwa kita harus mempertimbangkan berbagai dosa dan kesalahan lewat pikiran, perkataan, perbuatan dan kelalaian kita.

 

Ketiga, doa tobat ini juga seharusnya meningkatkan semangat kita karena menyadari bahwa ada dukungan doa-doa dari Santa Perawan Maria, para malaikat dan para kudus serta orang-orang Kristiani lain yang adalah saudara dan saudari kita. Mengenai pemeriksaan  batin itu sendiri, kita dapat menggunakan banyak cara, antara lain dengan menggunakan ‘Sepuluh Perintah Allah” dan “Lima Perintah Gereja” [Puji Syukur No. 6 dan No.7]; Doa “Jadikanlah Aku Pembawa Damai” [Puji Syukur No. 221] dll. sebagai pegangan. 

 

Kita harus mengawali masa Prapaskah ini dengan harapan yang teguh karena mata kita harus menatap pada Allah yang menciptakan misteri Paskah. Misteri Paskah ini kelihatannya merupakan favorit Allah. Penerapan pertamanya adalah atas bangsa Israel ketika Dia memimpin mereka keluar dari perbudakan di Mesir menuju kebebasan. Allah kemudian menerapkan ide misteri paskah ini pada Yesus sendiri, pada waktu Dia membangkitkan-Nya dari kematian kepada kemuliaan kebangkitan. Ia juga ingin menerapkan ide pada diri kita selama masa Prapaskah dengan mentransformir pertobatan kita ke dalam kepenuhan hidup-Nya dan kasih-Nya. 

 

Tentunya Allah menyukai masa Prapaskah ini karena dengan masa khusus ini Dia melanjutkan misteri paskah. Allah akan senang kalau mentransformir abu pertobatan masa ini menjadi kemenangan penuh sukacita Minggu Paskah 2014. 

 

Rabu Abu di tahun-tahun mendatang jatuh pada tanggal-tanggal berikut :

2015 — 18 FEBRUARY

2016 — 10 FEBRUARY

2017 — 1 MARET

2018 — 14 FEBRUARY

2019 — 6 MARET

Selamat menyambut masa Prapaskah yang penuh rahmat ini.



 

 

 

Baca Juga :

:: Peraturan Pantang dan Puasa

 

 

 

  Berita Lainnya
Ketentuan Penerimaan Komuni Pertama 2016
 
Aneka Simbol Paskah dan Maknanya
 
Fun Game Minggu Paskah Setelah Misa Paskah Anak-anak Gereja St. Yakobus Citraland Surabaya
 
Jadwal Prapaskah Paskah 2015 Gereja Santo Yakobus - Citraland Surabaya
 
Keluarga Sebagai Sekolah Iman Yang Penuh Sukacita
 
 
  JADWAL MISA
 

GEREJA KATOLIK PAROKI SANTO YAKOBUS

Jalan Puri Widya Kencana Blok LL No 1, Surabaya

Telpon : (031) 7412800

 

Misa Pagi: Jam 5:30 WIB (Setiap Hari, Senin-Sabtu)

Hari Jumat Pertama: Pukul 19:00 WIB

Hari Sabtu: Pukul 18:00 WIB

Hari Minggu:Pukul 06:00, 08:00, 10:00, 18:00 WIB

Hari Minggu ke-5:Pukul 18:00 WIB (Misa Kharismatik)

Pengakuan Dosa: Hari Sabtu Jam 17.45 WIB

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

:: JADWAL MISA MANDARIN 2016 DI SURABAYA ::  


  UPDATE LIFESTYLE
BPJS GRATIS
 
Kesuksesan Karena Iman
 
Ambillah Keputusan
 
Hewan Yang Paling Setia Didunia
 
Mr. Not Always Right
 

 

:: || P.E.R.H.A.T.I.A.N || ::
Umat Wilayah Santa Maria atau Donatur yang terkasih dalam Kristus. Apabila Ada yang berkenan ikut berpartisipasi dan mendukung program Wilayah Santa Maria, melalui Pemasangan Iklan pada Website Wilayah Santa Maria, atau Buletin ANGELA - Wilayah Santa Maria, atau hanya sumbangan dana saja bisa ke :
REKENING WILAYAH SANTA MARIA
BANK BCA KANTOR CABANG DARMO A/C No. 088 587 6868

 

 
     
HOME | BERITA | AGENDA | GALERI
Biak: 68 | Rekat: 46 | Mudika: 169 | Dewasa: 279 | Lansia: 160 | KK: 158
Copyright © 2013 - 2017 stmaria.info