stmaria.info Wilayah St. Maria Paroki St. Yakobus Keuskupan Surabaya
  Home Berita Agenda Galeri  
   
 
  DOKTER MENJAWAB

 

 
     
Dari: Pauline  
  Pertanyaan:  
  Selamat siang dokter, Saya hendak mengajukan sedikit pertanyaan mengenai behel gigi beberapa tahun yang lalu saya sudah sempat menggunakan behel dalam kurun waktu yang tidak lama, kira-kira satu tahun saja behel sudah dilepas kemudian saya menggunakan alat yang bisa dilepas sampai kurun waktu sekitar dua tahunan, secara tidak sengaja alat tersebut hilang dan tiba-tiba gigi berubah posisi lagi, bahkan ngilu di beberapa bagian gusi, apakah memang setelah menggunakan behel harus masih memakai alat tersebut dalam kurun waktu yang selama itu? Dan mengapa posisi gigi saya masih bisa berubah di usia yang ke 28 ini. Bukankah biasanya itu hanya terjadi di masa-masa remaja saja? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas waktu yang disediakan dokter untuk menjawab pertanyaan ini.  
     
  Jawaban:  
 

Saudari Pauline yang terkasih.

Ada perubahan persepsi mengenai pergerakan gigi. Justru semakin dewasa, gigi semakin mudah bergerak kembali, karena pergerakan gigi yang dilakukan oleh behel tidak langsung diikuti oleh pertumbuhan tulang, mengingat makin usia makin tidak ada atau makin lama pertumbuhan tulang. Sehingga pemakaian behel atau retainer yang terlalu cepat dilepas sebelum pertumbuhan tulangnya sempurna akan menimbulkan pergerakan gigi-gigi yang tadinya sudah bagus.

Pemakaian alat yang dimaksud namanya retainer atau penahan gigi-gigi setelah selesai pemakaian behel, pada setiap orang berbeda-beda waktunya. Sekali lagi karena tiap orang memiliki pergerakan gigi atau pertumbuhan tulang yang berbeda-beda, ada cara tersendiri, secara bertahap melepaskan retainer tersebut sampai benar-benar gigi tidak bergerak lagi, atau pada beberapa orang malah lebih suka dipasang retainer yang cekat yang dilem ke gigi, sehingga tidak lupa pakai atau bahkan hilang. Untuk treatment apa yang harus dilakukan terhadap gigi saudari Paulina saat ini, sebaiknya datang dulu ke dokter gigi terdekat supaya bisa dilihat keadaan giginya sekarang secara langsung. Dan supaya tidak salah diagnosa.

Semoga jawaban saya ini cukup jelas. Tuhan berkati.

Salam, drg. Rini Yulia, Sp KG     

 
     
Dari: azka  
  Pertanyaan:  
  dok, saya mau nanya tentang penyakit saya hidung tersumbat, contonya gni dok jika saya tdr posisi menyamping ke sebelah kanan, hidung sebelah kiri saya langsung tersumbat, dan ke balikannya dok. itu penyakit apa ya dok, dan cara penyembuhannya gmana dok, terimakasih dok, dan minta solusinya dok  
     
  Jawaban:  
 

Hi Azka, sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas pertanyaannya. Buntu hidung atau hidung tersumbat yang bergantian tergantung posisi, umumnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti : faktor fisik (udara dingin, asap rokok,debu, kelembaban udara, alergi dan bau yang merangsang); faktor psikis (cemas dan tegang); faktor hormonal (kehamilan, menstruasi, pubertas) dan obat – obatan.

Saran saya, hendaknya dapat menghindari faktor – faktor pencetus buntu hidung seperti yang sudah disebutkan diatas serta makan makanan begizi dan  berolahraga teratur guna meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlancar dinamika aliran darah. Olahraga seperti berenang akan sangat membantu. Apabila keluhan masih menetap, Azka dapat memeriksakan diri pada dokter spesialis THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan) guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Dr. Koentjoro

 
     

 

 

 
  UPDATE BERITA
Ketentuan Penerimaan Komuni Pertama 2016
 
Aneka Simbol Paskah dan Maknanya
 
Fun Game Minggu Paskah Setelah Misa Paskah Anak-anak Gereja St. Yakobus Citraland Surabaya
 
Jadwal Prapaskah Paskah 2015 Gereja Santo Yakobus - Citraland Surabaya
 
Keluarga Sebagai Sekolah Iman Yang Penuh Sukacita
 

Kirimkan Pertanyaan anda disini
Dari:
Telp:
Email:
Judul_tanya:
Pertanyaan

 

 
     
HOME | BERITA | AGENDA | GALERI
Biak: 71 | Rekat: 45 | Mudika: 166 | Dewasa: 283 | Lansia: 156 | KK: 158
Copyright © 2013 - 2017 stmaria.info